Kedungpring — SMA Negeri 1 Kedungpring menggelar pameran robotik bertajuk Arduino Based Project Fair 2026 dengan tema Young Innovator Smart Creation. Kegiatan ini menjadi pameran robotik perdana yang diselenggarakan sebagai bagian dari program pembelajaran mata pelajaran Fisika.
Pameran tersebut digagas oleh guru Fisika, Cita Sholihah Putri, sebagai respons terhadap pesatnya perkembangan teknologi yang dinilai belum sepenuhnya diimbangi dengan minat siswa di bidang rekayasa (engineering). Menurut Cita, kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan dunia teknologi secara langsung kepada siswa melalui pengalaman praktik.
“Proyek ini berangkat dari keresahan saya melihat perkembangan teknologi yang begitu cepat, tetapi minat siswa ke arah tersebut masih minim. Saya ingin memberikan kesempatan kepada mereka untuk merasakan langsung proses belajar dan merakit. Pepatah mengatakan, tak kenal maka tak sayang. Bagaimana bisa tertarik engineering jika belum pernah mengalaminya, padahal potensi siswa sangat luar biasa,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, pameran ini melibatkan empat kelas yang berhasil menghasilkan sebanyak 40 karya robotik. Berbagai inovasi ditampilkan, mulai dari robot laba-laba, automatic bin (tempat sampah otomatis), hingga automatic lamp yang menggunakan sensor suara.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kedungpring, Agus Santoso, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan agar kegiatan tersebut dapat menjadi pemicu bagi siswa untuk terus berkarya dan mengembangkan inovasi yang lebih besar di masa mendatang.
“Semoga kegiatan ini dapat memotivasi siswa untuk menciptakan karya yang lebih besar dan terus dikembangkan. Apa yang diperoleh dari kegiatan ini tentu akan bermanfaat di kemudian hari. Pembelajaran tidak hanya apa yang didapat di kelas, tetapi juga bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Salah satu peserta pameran, Ibnu Fatin Tsalist Dinata, mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ia bahkan rela menghabiskan waktu dan biaya untuk mengembangkan robot laba-laba yang dipamerkan.
“Saya merasa sangat tertantang dan menikmati prosesnya, karena ini sesuai dengan minat saya di bidang teknik,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, SMA Negeri 1 Kedungpring berharap dapat menumbuhkan minat dan bakat siswa di bidang teknologi serta mencetak generasi muda yang inovatif dan siap menghadapi tantangan era digital. (Evie/Red)




