Pingsan Usai Juara, Atlet SMAKED Gegerkan Lamongan Fight Night 2025

Lamongan — Ajang Lamongan Fight Night 2025 yang diprakarsai oleh para pecinta olahraga combat Lamongan kembali menjadi wadah unjuk kemampuan bagi para atlet muda berbakat. Dalam kompetisi bergengsi tersebut, SMA Negeri 1 Kedungpring (SMAKED) menurunkan dua atlet kick boxing terbaiknya, yaitu Firman Shandi dari kelas XII dan Muhammad Fahri Akbar Kelas XI.

Turun di kelas 58 kg kategori Striking, Firman tampil dominan dalam pertandingan tiga ronde melawan petarung asal Surabaya, M. Khobar. Dengan teknik menyerang yang rapi dan ketahanan yang kuat, Firman berhasil mengamankan kemenangan angka mutlak.

Namun, setelah dinyatakan sebagai juara 1 oleh wasit, kondisi tubuh Firman drop akibat kelelahan. Ketika menuju kamar mandi dengan ditemani dua rekannya, Firman tiba-tiba pingsan di depan area tersebut. Rekannya segera memanggil tim medis, dan Firman mendapat penanganan cepat hingga kondisinya kembali stabil.

Dikenal sebagai atlet yang disiplin, Firman selama ini menambah jam latihan secara mandiri di rumah dengan bimbingan saudara kembarnya. Dedikasi tersebut kini membuahkan hasil manis.

“Lawan sudah sangat berpengalaman, tapi alhamdulillah bisa menuntaskan. Ke depan masih harus banyak belajar lagi, terutama dalam mental dan ketahanan tubuh, perlu diperbaiki lagi,” ujar Firman setelah kondisinya pulih.

Sementara itu, Muhammad Fahri Akbar tampil di kelas 78 kg kategori Free Style Boxing. Pada laga final, ia harus mengakui keunggulan petarung dari luar Lamongan, Getot Hantoro, dan kalah angka.

Pembina kick boxing SMA Negeri 1 Kedungpring, Sudarso, S.Pd., memberikan apresiasi penuh terhadap perjuangan Fahri.

“Dia harus mengakui keunggulan lawannya, karena ini pertama kali ia mengikuti pertandingan. Namun keberanian dan mental yang ia tunjukkan sangat luar biasa,” ujarnya.

Atas prestasi yang diraih, Kepala SMA Negeri 1 Kedungpring memberikan reward kepada Firman dan Fahri saat apel berlangsung. Apresiasi ini diharapkan menjadi pemacu semangat seluruh siswa untuk terus mengukir prestasi.

Sudarso menegaskan pentingnya partisipasi rutin dalam kompetisi.

“Anak-anak harus banyak diterjunkan dalam event seperti ini untuk menambah jam terbang, sehingga mereka siap tampil di event nasional. Dan tentu kami akan selalu meminta dukungan dari Kepala Sekolah agar anak-anak tetap giat berlatih dan berprestasi,” tambahnya.

Keberhasilan Firman dan perjuangan Fahri menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di SMAKED terus berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet muda yang potensial. Dengan dukungan sekolah dan latihan yang konsisten, mereka siap melangkah ke jenjang yang lebih tinggi. (Evie/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Sekolah Lainnya

Pengumuman

Tes Kemampuan Akademik
Ujian Sekolah Daring

Prestasi

PENGEMBANG KEMANDIRIAN...
CATUR

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman