Menghargai Karya Seni dengan Cara yang Tepat, Pameran “Rupakala Amarta Art Exhibition” Digelar di SMAN 1 Kedungpring

Kedungpring- Suasana Aula SMA Negeri 1 Kedungpring tampak berbeda pada Selasa (19/05/2026). Berbagai karya seni rupa hasil kreativitas siswa dipajang rapi dan artistik dalam pameran bertajuk Rupakala Amarta Art Exhibition. Kegiatan ini bukan sekadar ajang menampilkan hasil karya, melainkan juga menjadi ruang edukasi tentang bagaimana menghargai seni dengan cara yang benar dan bermartabat.

Pameran dibuka langsung oleh Kepala Sekolah Wantono Gono Putro. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik semata, tetapi juga keterampilan nonakademis atau soft skill.

“Sukses itu tidak cukup hanya pintar. Butuh soft skill. Soft skill bisa didapatkan dari kegiatan nonakademis. Kalian punya ide, tetapi kalau ide hanya ada di kepala dan tidak dituangkan dalam bentuk karya, itu hanya akan menjadi ide kosong,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan pameran seni seperti ini menjadi sarana penting bagi siswa untuk membekali diri, mengasah keterampilan, serta membentuk pribadi yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Penyelenggaraan pameran karya seni rupa ini digagas oleh mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Seni Rupa Universitas Negeri Surabaya. Ketua penyelenggara, Fadli Rozi, menjelaskan bahwa karya yang dipamerkan merupakan hasil kreativitas siswa kelas X dan XI.

Beberapa jenis karya yang dipamerkan di antaranya gambar sketsa atau gambar bentuk, batik ecoprint, kriya logam, hingga lukisan pada kipas. Menurutnya, setiap karya membutuhkan proses yang tidak singkat.

pengunjung bisa ikut mencoba membuat karya dalam pameran ini. foto: dok. smaked

“Untuk membuat satu karya diperlukan sekitar tiga kali pertemuan tatap muka. Sementara total persiapan hingga pelaksanaan pameran memakan waktu kurang lebih satu bulan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Fadli berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya menghargai karya seni secara tepat, salah satunya melalui penyajian dan penataan karya yang menarik.

Antusiasme siswa pun terlihat jelas selama pameran berlangsung. Salah satunya disampaikan oleh Rendra Farianto dari kelas X-3. Ia mengaku bangga karena hasil usahanya dapat dipamerkan dan diapresiasi banyak orang.

“Saya sangat senang. Berkat usaha saya, akhirnya karya saya bisa dipajang di sini dan dilihat oleh teman-teman,” ungkapnya.

Perasaan serupa juga dirasakan oleh Halimatus Sa’dia. Ia merasa bahagia karena karyanya tetap mendapatkan tempat dan penghargaan meskipun menurutnya belum sempurna.

“Saya sangat happy dan merasa dihargai. Meskipun karya saya kurang maksimal, tetapi di sini bisa ditampilkan dengan cara yang spesial,” tuturnya.

Melalui Rupakala Amarta Art Exhibition, siswa tidak hanya belajar menciptakan karya seni, tetapi juga memahami bahwa setiap karya memiliki nilai yang layak dihargai. Penataan yang apik, ruang apresiasi yang terbuka, serta dukungan dari lingkungan sekolah menjadi bentuk nyata penghormatan terhadap proses kreatif para siswa. (Evie/Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Sekolah Lainnya

Pengumuman

Siswa Siswi SMA Negeri 1 Kedungp...
Tes Kemampuan Akademik

Prestasi

Latihan Berat Berbuah ...
PMR SMA Negeri 1 Kedun...

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman