Lamongan — Dua siswi berbakat dari SMA Negeri 1 Kedungpring kembali mengharumkan nama sekolah melalui torehan prestasi membanggakan. Dalam ajang Kejuaraan Karate Piala Bergilir III Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun 2025, yang digelar di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro, Gresik, keduanya berhasil menyabet gelar juara di kategori berbeda.
Kejuaraan bergengsi tersebut diikuti oleh ratusan atlet karate dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan ini sebagai wadah pembinaan dan pengembangan potensi atlet muda, sekaligus menanamkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, serta semangat juang tinggi. Melalui ajang ini, para peserta tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga memperluas pengalaman bertanding di tingkat provinsi.
Dua atlet muda kebanggaan SMA Negeri 1 Kedungpring yang tampil gemilang adalah:
🥇 Tanisha Bilge (X-2) meraih Juara I Kumite 45 kg SMA Putri
🥈 Musthia Dwi Lestari (X-8) meraih Juara II Kumite 50 kg SMA Putri
Capaian tersebut merupakan buah dari latihan intensif selama satu bulan. Dengan semangat pantang menyerah dan konsistensi tinggi, keduanya mampu tampil percaya diri dan menunjukkan performa terbaik di setiap babak pertandingan.
Tanisha mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas hasil yang diraih. Ia menuturkan bahwa keberhasilannya tak lepas dari kerja keras dan dukungan banyak pihak.
“Saya sangat bersyukur bisa meraih juara pertama. Ini hasil dari latihan yang dijalani dengan konsisten serta dukungan dari Bapak Wantono Gono Putro, guru-guru, teman-teman, dan pelatih,” ujarnya dengan senyum bahagia.
Sementara itu, pembina karate SMA Negeri 1 Kedungpring, Bu Isnaneny N. Azizah, S.Pd., turut menyampaikan apresiasi atas perjuangan dan dedikasi kedua siswinya.
“Mereka berdua menunjukkan semangat luar biasa. Meski waktu persiapan hanya satu bulan, keduanya mampu beradaptasi dengan cepat dan tampil maksimal. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berkembang dan berani berprestasi,” tuturnya.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SMA Negeri 1 Kedungpring. Sekolah berkomitmen terus mendukung pengembangan potensi siswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik, termasuk dalam cabang olahraga bela diri seperti karate.
Di balik medali emas dan perak yang mereka bawa pulang, tersimpan kisah perjuangan, keringat, dan keyakinan bahwa mimpi bisa diraih siapa pun yang mau berusaha. Prestasi Tanisha dan Musthia menjadi bukti bahwa dari ruang latihan sederhana di sekolah, lahir juara-juara sejati yang membawa nama SMA Negeri 1 Kedungpring melambung di kancah Jawa Timur.




