Lamongan, 28 Agustus 2025 – Program SMA Double Track kembali menjadi sorotan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) yang diselenggarakan di SMA Negeri 1 Ngimbang, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini diprakarsai oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
Acara tersebut dihadiri oleh tujuh sekolah dari wilayah Lamongan dan Gresik, yakni SMA Negeri 1 Kedungpring, SMA Negeri 1 Bluluk, SMA Negeri 1 Ngimbang, SMA Negeri 1 Kembangbahu, SMA Negeri 1 Mantup, SMA Negeri 1 Balongpanggang, serta SMA Negeri 1 Wringin Anom. Seluruh sekolah menampilkan beragam produk unggulan dari program keterampilan yang mereka jalankan.
SMA Negeri 1 Kedungpring, misalnya, menghadirkan dua program Double Track sekaligus, yaitu Tata Boga dan Tata Kecantikan. Pada stand Tata Boga, para siswa menyajikan aneka menu olahan seperti dimsum mentai, dimsum lumer, luk chup, kacang bawang, mie jontor, dan asinan buah. Berbagai minuman kreatif turut disuguhkan, di antaranya electric blue dan Thai tea.
Sementara itu, pada stand Tata Kecantikan, siswa memperlihatkan keterampilan nail art, henna, hingga demonstrasi tata rias panggung. Tidak hanya itu, mereka juga memamerkan serta menjual beragam produk kecantikan buatan sendiri.
Salah satu trainer Double Track SMA Negeri 1 Kedungpring, Isnaeni Nur Azizah, menuturkan bahwa program ini mampu menumbuhkan kreativitas sekaligus kemandirian siswa. “Adanya program ini bisa menumbuhkan kreativitas siswa untuk menjalankan usaha secara mandiri,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M., menegaskan bahwa program Double Track tidak hanya berorientasi pada teori, melainkan juga pada praktik nyata. “Double Track tidak hanya berhenti di teori saja, tetapi juga diharapkan pesertanya punya gambaran secara mandiri supaya mereka bisa menghadapi dunia kerja secara nyata,” ungkapnya.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan program SMA Double Track semakin mampu membekali siswa dengan keterampilan yang relevan sehingga mereka dapat lebih siap menghadapi dunia kerja maupun berwirausaha di masa depan.




