Peringatan Maulid Nabi di SMA Negeri 1 Kedungpring: Mengenal Rasulullah Lebih Dekat

Lamongan – SMA Negeri 1 Kedungpring menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat pada Rabu, 17 September 2025. Kegiatan yang mengusung tema “Nabi dalam Jiwa, Akhlak dalam Aksi” ini diisi dengan berbagai rangkaian acara yang bertujuan menumbuhkan kecintaan siswa kepada Rasulullah.

Acara inti diisi dengan maudhoh hasanah yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Zuda, S.Pd.I. Dalam ceramahnya, Ustadz Ahmad mengajak para siswa untuk mengenal lebih dalam sosok Nabi Muhammad SAW. Ia membuka dengan pertanyaan ringan seputar bulan-bulan dalam kalender Islam, kemudian melanjutkan dengan penjelasan mengenai sejarah kelahiran Rasulullah.

Ustadz Ahmad menekankan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah nabi sekaligus manusia paling istimewa. Berbeda dengan manusia pada umumnya yang kelahirannya disertai tangis, Rasulullah ketika lahir justru tidak menangis. Beliau langsung bersujud dan menggenggam tanah. Peristiwa tersebut diyakini sebagai salah satu tanda keajaiban dan irhashat (tanda awal kenabian) yang menunjukkan keistimewaan beliau sejak lahir.

“Sebagai umat Islam, kita harus tahu dan hafal tentang kelahiran Nabi, usianya, peristiwa hijrahnya, tempat wafatnya, serta berbagai hal terkait perjalanan hidup beliau,” tegas Ustadz Ahmad di hadapan para siswa.

Tidak hanya itu, melalui lantunan lagu, Ustadz Ahmad juga menyampaikan pengetahuan mengenai tugas-tugas para malaikat. Cara penyampaian yang interaktif dan variatif tersebut membuat siswa semakin antusias mengikuti acara.

Untuk menambah semangat dan kekhidmatan, Tim Hadrah SMA Negeri 1 Kedungpring turut memeriahkan acara dengan lantunan sholawat. Mereka mengajak seluruh warga sekolah untuk bersholawat bersama, sehingga suasana peringatan semakin hidup dan penuh dengan nuansa religius.

Tim Hadrah SMA Negeri 1 Kedungpring turut serta memeriahkan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. (Doc/ Smaked)

Tim Hadrah SMA Negeri 1 Kedungpring turut serta memeriahkan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. (Doc/ Smaked)

Di akhir ceramahnya, Ustadz Ahmad menegaskan pentingnya menghormati dan tidak menyakiti hati guru. Menurutnya, guru adalah pengganti orang tua ketika di sekolah, sehingga seorang siswa wajib berbakti kepada guru sebagaimana berbakti kepada kedua orang tuanya.

Pihak sekolah berharap, melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, siswa tidak hanya mengenal sejarah Rasulullah, tetapi juga meneladani akhlak mulia beliau dalam kehidupan sehari-hari.

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Sekolah Lainnya

Pengumuman

Tes Kemampuan Akademik
Ujian Sekolah Daring

Prestasi

Latihan Berat Berbuah ...
PMR SMA Negeri 1 Kedun...

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman