HADRAH & BANJARI

Ekstrakurikuler Hadrah dan Banjari SMA Negeri 1 Kedungpring berdiri pada tahun 2009. Kegiatan ini diprakarsai oleh Miftahul Huda, S.T. bersama Fety Latiftul F., berangkat dari kepedulian terhadap pengembangan seni religi di lingkungan sekolah. Miftahul Huda berpendapat bahwa sebagai sekolah besar, SMA Negeri 1 Kedungpring belum memiliki wadah kegiatan banjari dan MTQ yang dapat menyalurkan minat dan bakat siswa di bidang seni musik Islami.

Dengan semangat tersebut, Miftahul Huda mengajukan proposal pendirian ekstrakurikuler Hadrah dan Banjari kepada pihak sekolah. Pada masa awal berdiri, ekstrakurikuler ini menghadapi keterbatasan sarana, khususnya alat musik. Untuk mengatasi hal tersebut, Miftahul Huda berinisiatif meminjam alat banjari dari Dusun Kalangan, Desa Mekanderejo, sehingga kegiatan latihan tetap dapat berjalan.

Seiring berjalannya waktu dan dukungan sekolah, pada tahun 2010 ekstrakurikuler Hadrah dan Banjari mulai mendapatkan anggaran pengadaan alat. Sebanyak 8 alat banjari berhasil disediakan, yang terdiri dari 7 rebana dan 1 bass, menjadi tonggak penting dalam perkembangan dan keberlangsungan kegiatan ini.

Tim Hadrah dan Banjari yang dikenal dengan nama Banjari An-Najwa kemudian mulai menunjukkan eksistensinya dengan mengikuti berbagai ajang Festival Banjari, di antaranya lomba yang diselenggarakan di Trunojoyo dan UIN Malang. Keikutsertaan dalam berbagai kompetisi tersebut menjadi pengalaman berharga bagi anggota dalam meningkatkan kualitas musikalitas dan mental tampil.

Dalam pembagian tugas pembinaan, Miftahul Huda, S.T. memegang kendali atas vokal dan permainan alat musik, sementara Fety Latiftul F. bertanggung jawab pada tari Saman sebagai pengiring banjari, sehingga penampilan menjadi lebih atraktif dan harmonis.

Mengikuti perkembangan zaman dan tren musik Islami, tim Hadrah dan Banjari mengalami transformasi dari gaya banjari klasik menuju habsy, dengan menambahkan beberapa alat musik modern seperti darbuka, yaitu alat pukul dengan karakter suara nyaring yang memperkaya dinamika irama.

Hingga saat ini, Hadrah An-Najwa tetap eksis dan aktif mengisi berbagai kegiatan keagamaan di sekolah, seperti peringatan hari besar Islam, serta memenuhi undangan masyarakat, termasuk acara pernikahan. Keberlanjutan ini menjadi bukti komitmen ekstrakurikuler Hadrah dan Banjari dalam melestarikan seni musik Islami sekaligus membentuk karakter religius dan percaya diri pada siswa SMA Negeri 1 Kedungpring.

Pengumuman

Tes Kemampuan Akademik
Ujian Sekolah Daring
Ujian Sekolah Daring

Agenda Sekolah

TES KEMAMPUAN AKADEMIK
HARI KESAKTIAN PANCASILA
PSTS GASAL 2025-2026
MAULID NABI MUHAMMAD SAW

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman