Ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) merupakan salah satu kegiatan unggulan di SMA Negeri 1 Kedungpring yang berfokus pada pembinaan karakter kemanusiaan, kepedulian sosial, serta keterampilan kesehatan dan kebencanaan. PMR ini berdiri sejak tahun 2000 dan menjadi wadah bagi siswa yang memiliki minat dalam bidang kepalangmerahan dan pelayanan sosial.
Dalam perkembangannya, PMR SMA Negeri 1 Kedungpring pernah mengalami masa kejayaan saat dibina oleh Bapak Yusuf Effendi. Pada periode tersebut, PMR berkembang sangat pesat dengan jumlah anggota yang relatif banyak dan partisipasi siswa yang tinggi dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.
Namun, dinamika organisasi tidak selalu berjalan mulus. Sejak tahun 2023, pembinaan PMR beralih kepada Bapak Agus Dwi Santoso. Pada masa awal transisi kepengurusan ini, PMR sempat mengalami kemunduran. Hal tersebut ditandai dengan jumlah anggota yang hanya mencapai enam orang. Kondisi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya rendahnya minat siswa terhadap dunia PMR pada saat itu serta pengelolaan manajemen organisasi yang belum optimal akibat pergantian pembina.
Kebangkitan PMR mulai terlihat pada tahun 2024. Melalui pembenahan sistem latihan, manajemen organisasi, serta penguatan motivasi anggota, PMR kembali menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya jumlah anggota menjadi 45 orang. Puncak prestasi diraih pada tahun 2025, ketika PMR SMA Negeri 1 Kedungpring berhasil meraih Juara 1 tingkat Nasional pada ajang yang diselenggarakan di Universitas Negeri Malang dalam bidang Ayo Siaga Bencana.
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran pelatih, Seno Aji Prakoso, yang memiliki latar belakang keilmuan dan pengalaman yang mumpuni. Ia merupakan alumni SMA Negeri 1 Kedungpring dan mantan anggota PMR, pernah menjadi anggota Korps Sukarela (KSR) di STIKIP PGRI Jombang, serta memiliki pengalaman sebagai staf di PMI Kabupaten Lamongan. Dengan bekal tersebut, secara kompetensi dan pengalaman, yang bersangkutan dinilai sangat layak menjadi pelatih PMR.
Selain prestasi nasional, PMR SMA Negeri 1 Kedungpring juga berhasil meraih Juara 3 PMR tingkat Kabupaten Lamongan. Bahkan, beberapa anggota PMR angkatan ke-22 telah dipercaya menjadi staf di Markas PMI Kabupaten Lamongan. Lebih membanggakan lagi, posisi Ketua Forum Remaja Palang Merah Indonesia (Forpis) Kabupaten Lamongan saat ini dipegang oleh siswa SMA Negeri 1 Kedungpring. PMR juga berhasil meloloskan dua anggotanya untuk mengikuti JUMBARA Provinsi di Gresik tahun 2025–2026.
Ekstrakurikuler PMR memberikan materi kepalangmerahan yang meliputi dasar-dasar PMI, pertolongan pertama, Ayo Siaga Bencana, donor darah, serta pendidikan remaja dan sebaya. Latihan rutin dilaksanakan setiap hari Rabu. Namun, menjelang perlombaan atau agenda tertentu, intensitas latihan ditingkatkan menjadi tiga hingga empat kali dalam satu minggu.
Untuk menunjang kegiatan, PMR SMA Negeri 1 Kedungpring telah dilengkapi dengan berbagai peralatan pertolongan pertama, seperti bidai, tandu, pembalut luka, serta perlengkapan medis dasar lainnya. Selain itu, PMR secara rutin menyelenggarakan kegiatan donor darah bekerja sama dengan PMI Kabupaten Lamongan setiap empat bulan sekali. Sementara itu, kerja sama dengan Puskesmas Kedungpring diwujudkan dalam kegiatan bantuan screening kesehatan yang dilaksanakan satu kali setiap tahun.
Dengan perjalanan panjang, dinamika organisasi, serta capaian prestasi yang membanggakan, Ekstrakurikuler PMR SMA Negeri 1 Kedungpring terus berkomitmen menjadi wadah pembinaan generasi muda yang berjiwa kemanusiaan, tangguh, dan siap mengabdi kepada masyarakat.
Copyright © 2025 SMA NEGERI 1 KEDUNGPRING