Pencak Silat

Ekstrakurikuler Pencak Silat SMA Negeri 1 Kedungpring hadir sebagai wadah pembinaan dan pengembangan minat serta bakat peserta didik dalam bidang olahraga tradisional asli Indonesia. Kegiatan ini berangkat dari kesadaran bahwa pencak silat tidak hanya mengajarkan keterampilan bela diri, tetapi juga menanamkan nilai-nilai disiplin, sportivitas, persaudaraan, dan pelestarian budaya bangsa.

Awal mula gagasan pendirian ekstrakurikuler ini dilatarbelakangi oleh banyaknya siswa SMA Negeri 1 Kedungpring yang telah memiliki dasar pencak silat, terlepas dari perguruan apa pun yang mereka ikuti. Potensi tersebut telah tampak jauh sebelum ekstrakurikuler ini diresmikan. Bahkan, menjelang keikutsertaan dalam sejumlah kejuaraan, seperti pertandingan Pencak Silat di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan ajang Ronggolawe di Tuban, SMA Negeri 1 Kedungpring telah secara konsisten mengirimkan delegasi meskipun belum memiliki wadah resmi.

Melihat kondisi tersebut, Bapak Moh. Bair Udin, S.E. mengajukan pendirian ekstrakurikuler Pencak Silat kepada Kepala SMA Negeri 1 Kedungpring, Bapak Wantono Gono Putro, S.Pd. M.Pd. Usulan tersebut mendapat respons positif dari pihak sekolah, sehingga ekstrakurikuler Pencak Silat resmi dibentuk sebagai sarana pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan.

Keunikan ekstrakurikuler Pencak Silat SMA Negeri 1 Kedungpring terletak pada sifatnya yang inklusif. Kegiatan ini mampu mewadahi berbagai aliran dan perguruan pencak silat yang ada di Indonesia. Di antaranya Ikatan Keluarga Silat Putera Indonesia (IKSPI) Kera Sakti, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Pagar Nusa, Setia Hati Winongo, Tapak Suci, dan perguruan lainnya. Seluruh perguruan yang ada di lingkungan sekolah diundang untuk duduk bersama guna merumuskan visi dan misi bersama, dengan tujuan utama membangun prestasi dan persatuan dalam satu naungan.

Sebagai pelatih, dipilih Rizki Kurnianto, seorang pesilat jebolan Tapak Suci yang telah tergabung dalam pembinaan prestasi IPSI Kedungpring. Di bawah bimbingannya, materi latihan diseragamkan tanpa menghilangkan nilai dasar masing-masing perguruan. Materi yang diajarkan meliputi jurus tunggal, jurus ganda, dan jurus beregu, sesuai dengan standar pertandingan pencak silat.

Respons siswa terhadap kehadiran ekstrakurikuler ini terbilang sangat antusias. Hal tersebut terbukti dari meningkatnya jumlah peserta dan kesungguhan mereka dalam mengikuti setiap sesi latihan. Antusiasme tersebut juga berbanding lurus dengan prestasi yang berhasil diraih.

Sejak berdiri, ekstrakurikuler Pencak Silat SMA Negeri 1 Kedungpring telah menorehkan berbagai prestasi membanggakan. Di antaranya pada ajang Batu Championship 2 dengan raihan dua medali emas dan tiga medali perunggu. Prestasi terbaru diraih pada Jombang Championship dengan perolehan satu medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu.

Adapun jadwal latihan ekstrakurikuler Pencak Silat dilaksanakan secara rutin dua kali dalam sepekan, yakni setiap hari Senin dan Kamis. Dengan pembinaan yang konsisten, semangat persatuan antarperguruan, serta dukungan penuh dari sekolah, ekstrakurikuler Pencak Silat SMA Negeri 1 Kedungpring diharapkan terus berkembang dan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama sekolah di tingkat regional maupun nasional.

Pengumuman

Tes Kemampuan Akademik
Ujian Sekolah Daring
Ujian Sekolah Daring

Agenda Sekolah

TES KEMAMPUAN AKADEMIK
HARI KESAKTIAN PANCASILA
PSTS GASAL 2025-2026
MAULID NABI MUHAMMAD SAW

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman