BACA TULIS AL-QUR’AN

1. Latar Belakang

Ekstrakurikuler Baca Tulis Al-Qur’an (BTA) didirikan pada tahun 2015. Kegiatan ini dicetuskan oleh Ibu Hj. Hanik Muyasaroh, M.Ag. bersama Bapak Hariyanto, S.Ag., selaku guru Pendidikan Agama Islam SMA Negeri 1 Kedungpring. Gagasan pendirian ekstrakurikuler ini berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi peserta didik yang masih mengalami kesulitan dalam membaca, menulis, serta menghafal Al-Qur’an dengan baik dan benar.

Melihat realitas tersebut, Ibu Hanik berinisiatif membentuk wadah pembinaan khusus yang dapat membantu peserta didik meningkatkan kemampuan dasar baca tulis Al-Qur’an, terutama bagi siswa yang kemampuan membacanya masih sangat rendah.

2. Tujuan Kegiatan

Tujuan utama ekstrakurikuler BTA adalah:

  • Membantu peserta didik yang belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar

  • Meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid

  • Membiasakan peserta didik menulis huruf Arab dengan kaidah khot yang benar

  • Membenarkan makharijul huruf dalam pelafalan ayat-ayat Al-Qur’an

  • Menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur’an

3. Perkembangan dan Antusiasme Peserta Didik

Pada awal pendiriannya, antusiasme siswa terhadap ekstrakurikuler BTA tergolong rendah. Peserta didik yang belum bisa membaca Al-Qur’an justru sangat minim dan sulit diajak untuk mengikuti kegiatan ini. Sebaliknya, siswa yang sudah lancar membaca Al-Qur’an menunjukkan antusiasme tinggi dan ingin mengembangkan kualitas bacaannya.

Menanggapi kondisi tersebut, Ibu Hanik menerapkan beberapa metode. Metode awal dilakukan dengan mewajibkan peserta didik yang belum mampu membaca Al-Qur’an untuk mengikuti kegiatan BTA karena berkaitan dengan penilaian mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Meskipun sebagian siswa mengikuti kebijakan tersebut, masih ditemukan beberapa peserta didik yang enggan bergabung.

Selanjutnya, diterapkan metode pemberian kebebasan kepada siswa yang memiliki kemauan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas baca tulis Al-Qur’annya. Metode ini terbukti lebih efektif dan menumbuhkan kesadaran serta motivasi dari dalam diri peserta didik.

4. Program dan Metode Pembelajaran

Dalam pelaksanaannya, ekstrakurikuler BTA memiliki beberapa program utama, antara lain:

  • Pembelajaran membaca Al-Qur’an dengan penekanan pada ketepatan tajwid dan analisis kualitas bacaan per kata

  • Pembenaran makharijul huruf agar pelafalan huruf hijaiyah sesuai dengan kaidah yang benar

  • Pembelajaran menulis huruf Arab, menggunakan metode drill dengan menulis kata tanpa melihat buku, mengandalkan intuisi dan pemahaman

  • Perbaikan kualitas tulisan Arab, dengan menentukan dan menerapkan kaidah khot Arab yang benar

Melalui program-program tersebut, diharapkan peserta didik mampu membaca dan menulis Al-Qur’an dengan baik, benar, dan tartil.

5. Kondisi Terkini

Pada tahun ajaran 2025–2026, ekstrakurikuler BTA diikuti oleh 30 peserta didik. Jumlah ini menunjukkan bahwa antusiasme siswa SMA Negeri 1 Kedungpring terhadap kegiatan Baca Tulis Al-Qur’an semakin meningkat dan berkembang secara positif.

6. Pembina dan Pelatih

Ekstrakurikuler Baca Tulis Al-Qur’an dibina dan dilatih oleh tenaga pendidik yang kompeten, yaitu:

  • Pembina:

    • Hj. Hanik Muyasaroh, S.Ag.

  • Pelatih:

    • Miftahul Jannah, S.Pd.I.

    • Rif’atul Athiyah, S.Pd.I.

Pengumuman

Tes Kemampuan Akademik
Ujian Sekolah Daring
Ujian Sekolah Daring

Agenda Sekolah

TES KEMAMPUAN AKADEMIK
HARI KESAKTIAN PANCASILA
PSTS GASAL 2025-2026
MAULID NABI MUHAMMAD SAW

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman